aneka resep camilan khas bandung

camilan khas bandung – Travelling ke bandung sempet beberapa kali mengamati camilan apa saja sih yang dijual oleh penjaja tradisional bumi siliwangi itu. Paling pertama camilan khas bandung jelas peuyeum [peyem], kaluwa, comro [oncom di jero], Cireng [Aci digoreng], dan Gehu. Mari kita diskusikan resep dan cara pembuatannya, kali ini bahas Peuyeum sama Cireng aja, kali aja ada yang mau coba-coba buat.

Peuyeum

 

camilan khas bandung gambar peuyeum tape ketan singkong
peuyeum Euy

bahan-bahannya : singkong yang sudah tua 2 kg, ragi tape yang manis (dapat dibeli di toko bahan kue / pasar tradisional). Sedangkan alat-alat yang diperlukan: pisau pengupas, panci untuk mengukus plus tutupnya, kompor, nyiru / tampah bambu, cobek / cowek dan munthunya untuk menepungkan ragi tape, daun pisang secukupnya dan bakul dari bambu.

Cara pembuatan camilan khas bandung ini : singkong dikupas kulitnya, kemudian dicuci bersih, dipotong-potong atau dibiarkan utuh. Lalu ditanak dalam panci sampai setengah matang, setelah itu singkong diangkat dan ditata / diangin-anginkan di atas nyiru sampai dingin, ragi ditumbuk sampai halus, singkong dilumuri tepung ragi satu persatu sampai merata betul, kemudian ditempatkan dalam bakul bambu yang sudah dialasi / dilambari daun pisang secara rapat / merata, isi sampai bakul tsb penuh, setelah penuh tutup rapat bakul dengan daun pisang dan tambahkan kain yang diikat rapat sebagai penutup bagian atas bakul. Simpan di tempat yang teduh / gelap selama 3 hari.

 

Cireng camilan khas bandung yang mendunia

Aci dalam bahasa Indonesia adalah tepung tapioka atau tepung kanji.  So, Cireng itu merupakan singkatan dari Adonan tepung tapioka (Aci) yang digoreng. Sebenarnya aku kurang suka sih sama adonan makanan yang satu ini, karena kadang nggak tega makan sebab melihat minyak yang digunakan sama penjualnya buat menggoreng. Pernah pengalaman sampai area leher terasa kering and gatal [ Gerok, bahasa jawanya] habis memakannya.  Berikut adalah resep membuat cireng:

Bahan:

100 g tepung kanji
1 sdm tepung terigu
75 ml air
½ sdt merica bubuk
1 sdt garam
1 siung bawang putih, parut
30 g kedelai putih, rendam hingga lunak, tiriskan
1 batang daun bawang, iris halus
minyak goreng

 

Cara membuat:

Aduk tepung dengan air, merica, dan garam hingga rata.  Tambahkan bahan lainnya, aduk rata. Setelah adonan kalis, bentuk sesuai selera dengan tangan atau sendok. Goreng sesendok demi sesendok hingga kuning dan kering. Angkat dan tiriskan.

Wah seger ya, semoga dua resep camilan asli bandung di atas bisa menginspirasi menu jajanan akhir pekan maupun iseng masak-masak siang Anda. Sumber inspirasi camilan khas bandung. Baca juga manfaat Daun Sirsak bagi Pengobatan kanker Nasofaring

 

Tema Diskusi:

peyem, camilan dari tepung kanji, cara membuat camilan dari tepung terigu dan kanji, camilan dari tapioka, resep jajanan pasar khas bandung

2 comments

  1. Pingback: Resep daun sirsak atasi kanker dan tumor | herbal

  2. Pingback: alang alang manfaat khasiat kandungan kimia manfaat resep | herbal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>