Vaksin Ayam jenis dan penggunaannya

Vaksin Ayam – Kita ketahui bersama ayam petelur mempunyai jangka waktu hidup yang lebih lama dibandingkan dengan ayam pedaging yang notabene hanya 2-3 bulan dan langsung dipanen. Berbeda dengan ayam ras petelur termasuk ayam kampung petelur yang akan diafkir setelah 2 tahun. Berkaitan dengan itu sebagian peternak meyakini bahwa peternak wajib melakukan Vaksin Ayam untuk menjaga kesehatan ayam  sehingga  kita dapatkan ayam layer yang sehat, mampu bertelur dalam rentang waktu sekitar 11/2 tahun  dan menghasilkan telur yang  berkualitas selama ayam dalam masa produktif.

 

Vaksin Ayam berbiaya mahal? ah nggak juga

Banyak  peternak yang berpikir bahwa vaksin merupakan biaya yang cukup mahal, sehingga  sering seadanya atau bahkan ditiadakan sama sekali. Padahal jika vaksinasi dilakukan secara benar maka akan diperoleh hasil yang lebih baik dan tidak sebanding dengan biaya yang kita keluarkan. Program Vaksin Ayam yang dilakukan secara benar akan menjaga kondisi kesehatan ayam dengan cara pembentukan antibody.

Beberapa hal yang penting diperhatikan saat memberi Vaksin Ayam yaitu:

  • Vaksin
  • Metode vaksinasi
  • Dosis vaksin
  • Jadwal vaksinasi
  • Waktu pemberian vaksinasi
  • Cara penyimpanan vaksin

Jenis Jenis Vaksin Ayam

Jika dibandingkan antara berbagai table yang kami cantumkan, baik table vaksinasi dari breeder, buku referensi dan modifikasi kami, ternyata jenis Vaksin Ayam yang digunakan tidak jauh berbeda yaitu:

-          Vaksin Marek

Vaksin Ayam ini digunakan untuk mencegah penyakit Marek dan diberikan secara subcutan atau intramuskular pada DOC. Biasanya vaksin ini sudah dilakukan oleh breeder. Menurut literature vaksinasi dilakukan dengan injeksi subcutan di bawah leher.

-         Vaksin ND + IB

Vaksin ini digunakan untuk mencegah penyakit Newcastle Disease dan Infectious Bronchitis. Cara pemberian Vaksin Ayam ini ada 2 cara yaitu dengan tetes mata dan suntik injeksi intramuskular pada bagian dada. Perbedaan metode vaksin ini dikarenakan  perbedaan umur ayam yang akan divaksin.

-          Vaksin IB

Vaksin IB digunakan untuk menimbulkan kekebalan ayam terhadap Infectious Bronchitis. Pemberian Vaksin Ayam ini sangat mudah yaitu dengan mencampurkannya dalam air minum.

-         Vaksin ND

Pemberian vaksin ini bertujuan mencegah timbulnya penyakit Newcastle Disease pada unggas. Vaksin Ayam ini juga dilakukan dengan 3 cara yaitu dengan pemberian tetes mata, metode injeksi subcutan dan injeksi intramuskuler pada dada.

-        Vaksin Cocci

Vaksin Cocci ini sangat mahal harganya, sehingga kadangkala banyak peternak yang melewati Vaksin Ayam ini karena dalam beberapa pakan ayam jadipun sudah mengandung koksidiostat. Cara pemberian vaksin ini terdapat 2 kategori ada yang menggunakannya melalui air minum dan ada juga yang menyemprotkannya ke pakan.

-         Vaksin Gumoro

Vaksin gumoro juga diberikan pada air minum.

-        Vaksin Coryza

Vaksin coryza ini digunakan untuk mencegah timbulnya wabah Snot atau Coryza. Cara pemberian Vaksin Ayam ini dilakukan dengan injeksi intramuskuler pada dada atau paha.

Menurut SHS, petunjuk pemakaian vaksin ini adalah sbb:

Double injeksi 0,5-1 ml pada ayam umur 10 minggu

Initial dose 0,5-1 ml pada ayam umur 4-6 minggu

Booster 0,5-1 ml pada ayam umur 14-16 minggu

Injeksi dilakukan pada otot paha untuk mendapatkan kekebalan

-          Vaksin Fowl Pox/Cacar

Vaksinasi cacar ini sangat berbeda dengan vaksin-vaksin lainnya. Pemberian vaksin ini dilakukan dengan metode tusuk sayap. Vaksin ini dikemas dalam satu vial berbentuk cairan emulsi.

-         Vaksin ILT

Vaksinasi ILT bertujuan untuk membentuk kekebalan tubuh ayam terhadap terjadinya infeksi pada saluran laringotracheal. Cara pemberian vaksin ini adalah tetes mata, tetes hidung dan pemberian pada air minum.

-       Vaksin EDS

Vaksin ini selain merupakan booster untuk ND dan IB, vaksin ini juga digunakan untuk mencegah terjadinya Egg Drop Syndrom pada ayam layer. Vaksinasi ini dilakukan dengan melakukan injeksi intramuskuler pada dada.

-         Vaksin AI

Vaksinasi ini mulai merebak setahun belakangan ini akibat adanya kasus flu burung yang melanda Thailand, China dan Malaysia. Di beberapa wilayah Indonesia juga terjangkit wabah flu burung. Penyakit  ini juga membuat kerugian yang sangat luar biasa karena seluruh ayam yang terkena harus dimusnahkan.

Namun, flu burung ini dapat ditanggulangi dengan melakukan vaksinasi sejak dini yaitu melakukan vaksinasi pada anak-anak ayam atau pada ayam dewasa agar terbentuk kekebalan tubuh terhadap serangan flu burung yang dicurigai disebarkan melalui burung-burung liar yang melakukan migrasi. Vaksin ini dilakukan dengan dua cara yaitu dengan injeksi subcutan dan injeksi intramuskuler pada otot dada. Perbedaan ini didasari oleh umur ayam yang akan dilakukan vaksinasi.

Vaksin Ayam memang tujuannya bagus, namun bagi kesehatan alami, no vaksin lebih bagus

baca juga:

1. program vaksinasi pada manusia, nggak beda, macam ayam aja

2. Program Vaksinasi ibu hamil

Tema Diskusi:

cara menyuntik ayam, cara menyuntik ayam yang benar, harga vaksin ayam, artikel cara menyuntik ayam, jenis vaksin ayam

5 comments

  1. Pingback: kedokteran|Tetanus Neonatorum serum anti tetanus vaksin post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>