Cara Kontrasepsi Alami Memakai Biji Saga

Telah dilakukan penelitian bertema kontrasepsi alami mengenai pengaruh pemberian ekstiak biji saga telik (Abrus precatorius L.) terhadap perkembangan folikel ovarium tikus putih. Saga telik adalah tanaman dari suku Leguminosae yang dibeberapa negara digunakan sebagai obat kontrasepsi oral pada wanita.

kontrasepsi alami kondom gambar nggak pakai lagi
Lupakan Karet

Saga telik sebagai media kontrasepsi alami

Saga telik memiliki senyawa khas yaitu abrin yang diduga mampu menghambat sintesis protein dan mempunyai pengaruh antimitotik dan antispennatogenesis (berguna dalam kontrasepsi alami) Senyawa abrin dalam penelitian ini diperoleh dengan mengekstraksi 100 g serbuk biji saga telik dalam 1 liter NaCl 1% yang selanjutnya digunakan sebagai larutan standar.

Langkah penelitian kontrasepsi alami dengan herbal

Penelitian dilakukan terhadap 18 ekor tikus putih (Rattus norvegicus) galur wislar betina perawan umur antara 10-12 minggu, yang dibagi menjadi 6 kelompok, terdiri atas kelompok 1 tanpa perlakuan selama 15 hari, kelompok 2 tanpa perlakuan selama 32 hari, kelompok 3 diberi NaCl 1% sebanyak 2 mL

perekor perhari selama 15 hari, kelompok 4 diberi ekstrak biji saga telik dengan pengenceran 50% sebanyak 2 mL secara oral perhari selama 15 hari, kelompok 5 diberi ekstrak biji saga telik dengan pengenceran 75% sebanyak 2 mL secara oral perhari selama 15 hari dan kelompok 6 diberi ekstrak biji saga telik dengan pengenceran 75% sebanyak 2 mL secara oral perhari selama 15 hari dilanjutkan tanpa perlakuan selama 17 hari.

Proses melihat bagaimana bekerjanya kontrasepsi alami

Pemberian secara oral intubation dilakukan setiap pukul 09.00 pagi sebelum diberi pakan. Sama hari setelah masa perlakuan berakhir, tikus dikorbankan dengan cara pembiusan. Ovarium bagian kiri  dan kanan diambil, dicuci dengan garain fisiologis kemudian difiksasi dengan larutan Bouin.

Sediaan histologis dibuat secara seri dengan metode parafin dan pewarnaan jaringan dengan larutan haematoxylin dan fosin. Dilakukan penghitungan jumlah folikel primer, folikel sekunder, folikel tertier, folikel atresia, folikel de Graaf dan korpus luteum.

kontrasepsi alami memakai biji saga mungkin sekali

Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa gugus toksik abrin dapat menurunkan jumlah folikel tertier, folikel de Graaf, korpus luteuni dan meningkatkan jumlah folikel atresia. Dari pengamalan juga diketahui bahwa laju perkembangan folikel kembali normal setelah perlakuan dengan dosis teriinggi (75%) dihentikan selama 17 hari. Wah kayaknya ini berarti bahwa biji saga memang berpotensi sebagai sarana kontrasepsi alami nih. peneliti: ANDRIRISMAN FATTAH,1994,  FB UGM.

Semoga penelitian ini bisa memberikan manfaat banyak bagi kehidupan suami istri di indonesia.

Tema Diskusi:

sogok tunteng, manfaat sogok tunteng, biji sogok tunteng, sogok telik, khasiat sogok tunteng

5 Comments

    1. wah saya belum mempelajarinya lebih jauh Pak Agung,, Semoga nanti bisa segera ada detail keterangannya,,

Apa Pendapat Positifmu Mengenai Topik di Atas Kak?

Your email address will not be published. Required fields are marked *